Pembelajaran Seni Budaya di MAN 2 Bojonegoro pada kelas XI semester ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026 menghadirkan kegiatan menarik berupa praktek analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) pada karya seni berbahan limbah di sekitar kita. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih siswa dalam berpikir kritis sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan bahan bekas menjadi karya seni yang bernilai estetis. Dengan mengangkat konsep daur ulang, siswa diajak memahami bahwa limbah tidak hanya menjadi masalah, tetapi juga peluang kreatif.
Dalam proses pembelajaran, siswa membuat karya seni dari berbagai bahan limbah seperti plastik, kertas bekas, kardus, hingga bahan organik. Setelah itu, setiap karya dianalisis menggunakan metode SWOT untuk mengidentifikasi keunggulan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), serta ancaman (threats) dari karya yang dihasilkan. Kegiatan ini tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga kemampuan analisis dan evaluasi siswa terhadap hasil karya mereka sendiri maupun karya teman.
Baca juga: Analisis SWOT untuk Berkarya Seni Rupa dari Bahan Limbah di Lingkungan Sekolah
Melalui praktek analisis SWOT karya seni dari bahan limbah ini, siswa MAN 2 Bojonegoro mampu mengembangkan keterampilan abad 21 seperti berpikir kritis, kreatif, dan komunikatif. Selain itu, pembelajaran ini juga menanamkan nilai kepedulian lingkungan serta jiwa kewirausahaan, karena karya yang dihasilkan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk bernilai jual. Dengan demikian, mata pelajaran Seni Budaya tidak hanya berfokus pada seni semata, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna.
Berikut adalah hasil Mind Map Analisis SWOT Karya Seni dari Bahan Limbah oleh Siswa Siswi kelas XI MAN 2 Bojonegoro Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026:
Karya Kelas XI-A
|
Karya Kelas XI-A
|
Karya Kelas XI-A
|
Karya Kelas XI-B
|
Karya Kelas XI-B
|
Karya Kelas XI-D
|
Karya Kelas XI-D
|











